PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Sabtu
tanggal 30 Mei 2026.Forum Cidahu Bersatu (FCB) kembali menyentil lambannya
respons pemerintah daerah dengan turun langsung memperbaiki infrastruktur yang
rusak. Pascabanjir yang merendam Jalan Cicurug–Cidahu beberapa hari lalu,
organisasi masyarakat ini memilih bergerak mandiri menambal jalan dan
membersihkan saluran air yang tersumbat.Aksi nyata ini berlokasi di depan
pabrik CDB, Desa Pondokaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Titik
ini dikeluhkan warga karena kerap digenangi air tinggi hingga menyebabkan
banyak kendaraan mogok dan memicu kecelakaan.
Dalam kesempatanya Ketua FCB, Uje, menegaskan “Saya
tak
mau menunggu pemerintah yang lamban menangani banjir ini. Bahwa aksi ini lahir
dari rasa prihatin sekaligus jengah melihat pembiaran infrastruktur yang
merugikan aktivitas ekonomi dan transportasi warga setempat.Kalau kita hanya
mengandalkan perbaikan dari pemerintah, sampai kapan harus menunggu. Yang ada
justru risiko kecelakaan akan semakin banyak terjadi. Langkah
taktis ini murni demi keselamatan pengguna jalan tanpa harus melewati proses
birokrasi yang berbelit-belit.Saya tidak perlu memberitahukan kegiatan ini
kepada pemerintah, apalagi ini kegiatan positif yang menyangkut kepentingan
banyak orang. Justru seharusnya mereka bisa melihat dan membantu menyediakan
kebutuhan material yang diperlukan.”Ungkap Uje blak-blakan.
Lebih jauh Uje menegaskan “ Saya menggunakan dana patungan,Sementara
diduga Pemda tutup mata.Mirisnya, gerakan swadaya yang langsung menyentuh
kebutuhan publik ini justru belum mendapat respons ataupun apresiasi dari pihak
pemerintah daerah. Mengenai anggaran, FCB bergerak tanpa sepeser
pun bantuan dari APBD. Seluruh biaya perbaikan dikumpulkan secara mandiri
melalui aksi solidaritas. Sumber Dana Donatur tetap dan relasi
internal FCB.Alokasinya Pembelian material tambal jalan dan operasional
pembersihan drainase.Targetnya mengembalikan kelayakan jalan raya cidahu yang
sehari hari dilewati warga Cidahu secara instan.Sampai sekarang belum ada
konfirmasi dari pemerintah. Bahkan sekadar ucapan terima kasih pun belum ada.
Tapi bagi kami itu tidak menjadi masalah, FCB akan tetap bergerak membantu Masyarakat.
Harapan
ke Depan FCB menyatakan akan tetap konsisten mengawal isu-isu sosial
dan infrastruktur di wilayah Kecamatan Cidahu secara mandiri. Namun, mereka
tetap memberikan catatan keras agar pemerintah tidak menutup mata pada
kelayakan sarana publik. Kami berharap pemerintah lebih memperhatikan
masyarakat, terutama terkait kenyamanan dan kelayakan sarana serta prasarana
umum yang digunakan setiap hari. “Tegas Uje. *(GUNTA )









