terkini

Paguyuban Armada Cilawang Desak Pemda Kab Sukabumi Segera Melakukan Langkah Konkret Untuk Menangani Kerusakan Lingkungan Demi Menjaga Keselamatan Ekosistem

Patroli Sukabumi
, Minggu, Januari 04, 2026 WIB Last Updated 2026-01-04T10:07:24Z



PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Minggu tanggal 4 January 2026. Pasca bencana banjir dan longsor yang melanda Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, pada Senin, 29 Desember 2025, suara keprihatinan datang dari Paguyuban Armada Cilawang bersama Aliansi Masyarakat Jampangtengah. Mereka menyampaikan pernyataan sikap atas musibah yang dinilai berkaitan erat dengan degradasi lingkungan di wilayah tersebut.

 

Wakil Paguyuban Armada Cilawang, Fadel, menyampaikan “ Kami menyatakan sikap tersebut disampaikan secara terbuka di Alun-alun Jampangtengah ( Selasa, 30 Desember 2025 ). Kami sangat empati yang mendalam kepada warga yang terdampak, sekaligus menegaskan bahwa bencana yang terjadi tidak semata-mata disebabkan oleh faktor alam.Menurut kami, tingginya curah hujan bukan satu-satunya pemicu banjir dan longsor. Aktivitas pertambangan di sejumlah titik di Kecamatan Jampangtengah disebut menjadi faktor yang patut dievaluasi karena diduga telah menyebabkan kerusakan lingkungan dan memperparah dampak bencana.Atas kondisi tersebut, Paguyuban Armada Cilawang mendesak pemerintah daerah agar segera melakukan langkah konkret untuk menangani kerusakan lingkungan demi menjaga keselamatan masyarakat dan keberlanjutan ekosistem.”Ungkapnya.

 

Lebih lanjut Fadel, menambahkan “ Kami juga meminta pemerintah bersikap tegas terhadap pelaku usaha yang terbukti melakukan perusakan atau pencemaran lingkungan.Penanganan harus dilakukan secara serius agar wilayah terdampak bisa segera pulih dan kejadian serupa tidak terulang.Sebagai tindak lanjut, Kami telah melakukan audiensi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat Wilayah I di Cianjur.Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Forkopimcam, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.Warga menilai kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Dokumentasi yang mereka miliki menunjukkan bahwa banjir lumpur yang menggenangi jalan raya dan permukiman warga di Kampung Cilawang diduga berasal dari area tambang yang berada di atas wilayah permukiman.Masyarakat berharap adanya pengawasan ketat serta langkah nyata dari pemerintah agar kerusakan lingkungan dapat dihentikan dan keselamatan warga Jampangtengah tetap terjaga.”Tambahnya  * (GUNTA)








 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Paguyuban Armada Cilawang Desak Pemda Kab Sukabumi Segera Melakukan Langkah Konkret Untuk Menangani Kerusakan Lingkungan Demi Menjaga Keselamatan Ekosistem

Terkini