terkini

Efek Cuaca Ekstrem Dari Hujan Tiga Hari Tak Henti, Bencana Longsor Lumpuhkan Akses Warga Cicurug ,TPT Ambruk, Sawah Warga Ikut Tertimbun

Patroli Sukabumi
, Jumat, Januari 23, 2026 WIB Last Updated 2026-01-23T11:16:14Z



PATROLI SUKBUMI.CO.ID--Hari Jum,at tanggal 23 January 2026.Hujan dengan durasi yg cukup lama dalam 3 hari ini,mengakibatkan terjadi – Bencana tanah longsor melanda Kampung Pasirtengah RT 01/03, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa ini mengakibatkan akses transportasi warga lumpuh total akibat ambruknya Tembok Penahan Tanah (TPT).

 

​Dalam kesemptanya Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cicurug, M. Rizki, melaporkan “ Bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Pemicunya adalah intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam durasi lama, disertai dengan angin kencang.Longsor menyebabkan TPT jalan lingkungan runtuh. Dimensinya cukup besar, dengan panjang sekitar 20 meter dan tinggi mencapai 18 meter.Dampak dari runtuhnya TPT tersebut, jalan yang menjadi penghubung utama antar-RT kini terputus total. Material longsor menutup badan jalan sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan, termasuk roda dua. Selain memutus akses jalan, material tanah juga dilaporkan menimpa dua petak sawah milik warga setempat.Meskipun kerusakan infrastruktur cukup signifikan, Saya memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.Alhamdulillah, tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Namun, akses jalan sementara ini benar-benar tidak bisa digunakan.”Ungkapnya.

 

Lebih lanjut Rizki menambahkan “ Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Saat ini kami membutuhkan bantuan mendesak berupa terpal untuk menutup area longsor guna mencegah pergerakan tanah susulan. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, pemerintah daerah berkewajiban melakukan penanggulangan bencana secara terpadu, cepat, dan terkoordinasi, termasuk upaya tanggap darurat, asesmen risiko, serta perlindungan kepada masyarakat terdampak.Pihak P2BK bersama unsur terkait telah melakukan asesmen awal dan memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. Mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, dibutuhkan bantuan mendesak berupa terpal untuk menutup area longsoran guna mencegah pergerakan tanah lanjutan.”Tambahnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, material longsoran masih berada di lokasi dan belum dievakuasi karena terkendala cuaca. Kondisi di lapangan saat ini masih diguyur gerimis yang disertai angin. Pihak P2BK bersama unsur terkait telah melakukan asesmen dan memberikan imbauan kepada warga sekitar. *( PAJAR RAHAYU /GUNTA)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Efek Cuaca Ekstrem Dari Hujan Tiga Hari Tak Henti, Bencana Longsor Lumpuhkan Akses Warga Cicurug ,TPT Ambruk, Sawah Warga Ikut Tertimbun

Terkini