PATROLI SUKBUMI.CO.ID--Hari
Jum,at tanggal 23 January 2026.Hujan dengan durasi yg cukup lama dalam 3 hari
ini,mengakibatkan terjadi – Bencana tanah longsor melanda Kampung Pasirtengah
RT 01/03, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa ini
mengakibatkan akses transportasi warga lumpuh total akibat ambruknya Tembok
Penahan Tanah (TPT).
Dalam kesemptanya Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan
(P2BK) Cicurug, M. Rizki, melaporkan “ Bahwa insiden tersebut terjadi sekitar
pukul 07.00 WIB. Pemicunya adalah intensitas hujan tinggi yang mengguyur
wilayah tersebut dalam durasi lama, disertai dengan angin kencang.Longsor
menyebabkan TPT jalan lingkungan runtuh. Dimensinya cukup besar, dengan panjang
sekitar 20 meter dan tinggi mencapai 18 meter.Dampak dari runtuhnya TPT
tersebut, jalan yang menjadi penghubung utama antar-RT kini terputus total.
Material longsor menutup badan jalan sehingga tidak dapat dilalui oleh
kendaraan, termasuk roda dua. Selain memutus akses jalan, material tanah juga
dilaporkan menimpa dua petak sawah milik warga setempat.Meskipun kerusakan
infrastruktur cukup signifikan, Saya memastikan tidak ada korban jiwa dalam
musibah ini.Alhamdulillah, tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam
kejadian ini. Namun, akses jalan sementara ini benar-benar tidak bisa digunakan.”Ungkapnya.
Lebih lanjut Rizki menambahkan “ Kami mengimbau masyarakat
untuk tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Saat ini
kami membutuhkan bantuan mendesak berupa terpal untuk menutup area longsor guna
mencegah pergerakan tanah susulan. Sesuai dengan Undang-Undang
Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, pemerintah daerah
berkewajiban melakukan penanggulangan bencana secara terpadu, cepat, dan
terkoordinasi, termasuk upaya tanggap darurat, asesmen risiko, serta
perlindungan kepada masyarakat terdampak.Pihak P2BK bersama unsur terkait telah
melakukan asesmen awal dan memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada
terhadap potensi bencana susulan. Mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi
terjadi, dibutuhkan bantuan mendesak berupa terpal untuk menutup area longsoran
guna mencegah pergerakan tanah lanjutan.”Tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, material longsoran masih
berada di lokasi dan belum dievakuasi karena terkendala cuaca. Kondisi di
lapangan saat ini masih diguyur gerimis yang disertai angin. Pihak P2BK bersama
unsur terkait telah melakukan asesmen dan memberikan imbauan kepada warga
sekitar. *( PAJAR RAHAYU /GUNTA)








