PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Senin
tanggal 19 January 2026. Tragedi yang mengenaskan di tempat parawista Pantai
Sunset, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat . Liburan
yang seharusnya menjadi momen menyenangkan berubah menjadi peristiwa memilukan ,Tiga
orang wisatawan terseret arus laut saat berenang, dua di antaranya hingga kini
masih dalam pencarian tim gabungan.Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu
(18/1/26). Ketiga wisatawan diketahui tengah berenang di kawasan pantai saat
ombak dan arus laut sedang cukup kuat. Operasi pencarian korban
terseret arus di Pantai Sunset, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten
Sukabumi, Jawa Barat, akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan menemukan
satu dari dua korban yang sebelumnya dilaporkan hilang dalam kondisi meninggal
dunia pada Minggu (18/1/26) malam, sekitar pukul 19.30 WIB. Dua
korban meninggal atas nama Angga Ardiansyah dan Alfin Alfiandi . Sementara
satu korban lainnya, Hakim, berhasil menyelamatkan diri
Dalam kesempatanya Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasat Polairud) Polres Sukabumi, AKP Dadi, menjelaskan “ Bahwa kejadian bermula ketika salah satu korban berenang terlalu ke tengah laut.Berdasarkan keterangan saksi yang sekaligus korban selamat, atas nama Hakim (40 th), warga Desa Tambak Serang, Kabupaten Brebes, ia melihat salah satu korban sudah berada terlalu ke tengah.”Ujar AKP Dadi dalam keterangan resminya
Korban yang dimaksud diketahui bernama Angga Ardiansyah (40
th), warga Kampung Cilembut Lebak, Desa Cilembut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten
Bogor. Melihat kondisi tersebut, saksi kemudian memberi tahu korban lainnya,
Alfin Alfiandi (28 th), yang juga berasal dari alamat yang sama.Upaya
pertolongan pun dilakukan. Alfin bersama seorang anggota Balawista berusaha
menolong Angga yang tampak kesulitan melawan arus. Namun nahas, arus laut yang
deras justru menyeret keduanya ke tengah laut.Melihat kejadian tersebut, Alfin
bersama anggota Balawista mencoba memberikan pertolongan. Namun karena arus
terlalu kuat, keduanya terseret “Tambah Dadi.*(GUNTA)









