terkini

Kabupten Sukabumi Darurat Cuaca Ekstrem Bencana Alam Banjir Dan Longsor Menutup Jalan Nasional,Provinsi,Kabupten Dan Sungai Meluap, Hujan Ekstrem Kepung Wilayah Pejampangan

Patroli Sukabumi
, Minggu, Januari 11, 2026 WIB Last Updated 2026-01-12T02:15:31Z



PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Senin tanggal 12 January 2026.Curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi sejak dari hari Sabtu sampai senin pagi memicu serangkaian bencana alam berupa longsor dan banjir di sejumlah kecamatan diwilayah akabupaten Sukabumi. Dampaknya, beberapa ruas jalan provinsi dan nasional terganggu, bahkan ada yang terpaksa ditutup total demi keselamatan pengguna jalan.

 

Terpanatau Patroli Sukabumi kondisi yang mengalami keruskan antara lain :

1.Di Kecamatan Nyalindung, Tembok Penahan Tanah (TPT) pada ruas jalan provinsi Sukabumi–Sagaranten kembali ambrol. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Langkob, Desa Nyalindung, pada Minggu (11/1/2026)

2. Di Kecamatan Simpenan,Longsor menutup total ruas Jalan Nasional Bagbagan–Kiara Dua yang merupakan jalur vital penghubung antarwilayah di selatan Sukabumi. Longsor di Ruas Jalan Nasional Bagbagan - Kiaradua hingga kini, Senin pagi (12/1/2026) masih lumpuh total dan belum dapat dilalui semua jenis kendaraan. Longsor dilokasi di Kampung Cipamunguan dan Kampung Cimapag, Desa Loji. Material longsoran berupa tanah dan bebatuan menutup badan jalan di dua titik dengan tinggi longsoran diperkirakan mencapai 2 hingga 5 meter, panjang sekitar 25 meter, dan lebar kurang lebih 6 meter. Banjir dilaporkan merendam tiga rumah warga di Kampung Mariuk, Desa Cidadap. Banjir tersebut disebabkan oleh tersumbatnya gorong-gorong akibat material lumpur dan sampah yang terbawa aliran air hujan.

3. Di Kecamatan Ciemas. Luapan Sungai Cikalong menyebabkan genangan air yang merendam jalan raya serta area persawahan milik warga di Kampung Cihuni, Desa Ciwaru, yang berbatasan langsung dengan Desa Mekarakt i. Kondisi tersebut sempat mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.

4. Kecamatan Tegalbuleud. Genangan air mulai meningkat sejak Minggu (11/1/2026) pagi dan menggenangi sejumlah titik ruas jalan nasional yang melintasi wilayah tersebut. Hujan dengan intensitas tinggi dilaporkan masih berlangsung hingga Senin pagi.

5.Di Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, menyebabkan Sungai Cidolog dan Sungai Cibarengkok meluap hingga mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah pemukiman dan ruas jalan utama. Banjir merendam Kampung Sinarjaya RT 09/03, Desa Mekarjaya, serta Kampung Cipamingkis RT 05/02, Desa Cipamingkis, di Kampung Ciawi dan Kampung Sinarjaya Desa Mekarjaya, serta di sekitar SDN Cipamingkis Desa Cipamingkis Minggu ( 11/01/2026).

6. Di Kecamatan Gunungguruh,longsor akibat curah hujan tinggi yang mengguyur dalam beberapa hari. Di Kampung Neglasari RT 053 RW 010 dan menyebabkan sebagian badan jalan amblas, sehingga akses transportasi warga terancam terputus.

7. Di Kecamatan Palabuhanratu, Tembok Penahan Tanah (TPT) sebuah perumahan, hingga mengirimkan material lumpur ke arah permukiman warga Kampung Kuta Mekar, Kelurahan Palabuhanratu, pada Minggu (11/1/2026)  jebol.

 

Sementar itu Manager Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengungkapkan  “ Sejak malam kejadian kami sudah melaporkan langsung kepada Bupati dan instansi terkait untuk percepatan penanganan,Bahwsanya musibah yang terjadi diwilayah Kab Sukaumi di masing-masing kecamatan.Masih terus dilakukan pemantauan intensif di lapangan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi, khususnya di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras turun dalam waktu lama. Jika melihat tanda-tanda air mulai meluap atau kondisi membahayakan, segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani lebih cepat.”Ungkapnya kepada para awak media.

 

Lebih lanjut Daeng Sutisna menambahkan “ Para Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Lagi berada dilokasi masing masing  melakukan penanggulangan bencana Banjir dan longsor . Banjir dan longsor terjadi hampir merata di beberapa desa akibat tingginya curah hujan.Beberapa ruas jalan nasional,Provinsi,Kabupaten di wilayah Kab Sukabumi mulai terendam banjir. Kondisi saat ini hujan masih cukup tinggi dan genangan air masih berada di sekitar badan jalan. Wilayah yang terdampak cukup signifikan . Air menggenangi badan jalan dan berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut.Banjir hampir merata, Sampai saat ini belum ada laporan rumah warga yang terendam dan tidak ada korban jiwa.Banjir yang terjadi umumnya disebabkan oleh curah hujan tinggi yang dibarengi dengan sistem drainase jalan yang tidak berfungsi optimal.”Tambahnya.* (GUNTA )

 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kabupten Sukabumi Darurat Cuaca Ekstrem Bencana Alam Banjir Dan Longsor Menutup Jalan Nasional,Provinsi,Kabupten Dan Sungai Meluap, Hujan Ekstrem Kepung Wilayah Pejampangan

Terkini