PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Senin
tanggalm12 January 2026. Kerusakan gorong-gorong di ruas Jalan Cienggang, Desa
Gegerbitung, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, kembali dikeluhkan
warga. Pasalnya, gorong-gorong yang berada di jalur tersebut baru saja
diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, namun kembali
amblas dalam waktu singkat.Kerusakan diduga kuat disebabkan oleh aktivitas
kendaraan proyek bertonase berat over load ( ODOL) yang kerap melintas di jalur
tersebut. Kondisi ini semakin diperparah oleh curah hujan tinggi yang mengguyur
wilayah Sukabumi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, lubang pada gorong-gorong
terbilang cukup dalam dan membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda
dua. Sebagai langkah antisipasi, warga sekitar menandai lokasi kerusakan dengan
menancapkan pohon pisang agar pengendara lebih waspada dan terhindar dari
kecelakaan.
Dalam kesempatanya salah satu warga masyarakat sekitar
lokasi Asep mengungkapkan “ Kami sengaja menandai letak kondisi gorong gorong
karena Kami khawatir terjadi kecelakaan
yang bisa menelan korban jiwa. Kerusakan gorong-gorong ini telah
menyebabkan empat kali kecelakaan yang dialami pengendara sepeda motor. Meski
tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materi cukup besar akibat kerusakan
kendaraan. Alhamdulillah pengendaranya selamat, tapi motornya rusak parah.
Selain
membahayakan lalu lintas, gorong-gorong yang rusak juga menyebabkan genangan
air karena saluran drainase tersumbat. Kondisi ini berdampak langsung pada
permukiman warga di sekitar jalan. Kami telah menyampaikan
laporan kepada pemerintah desa dan berharap segera diteruskan ke instansi
terkait.Kami berharap gorong-gorong saluran air di ruas Jalan Cienggang
Gegerbitung ini segera diperbaiki agar tidak terus memakan korban.”Ungkap Asep
warga masyarakat setempat, (11/1/2026).
Sementara itu, Kepala Desa Gegerbitung, Dedi Saepulrohman
mengtakan “ Saya, membenarkan pihaknya telah menindaklanjuti keluhan warga dan
berkoordinasi dengan Dinas PU Kabupaten Sukabumi.Kami tidak menyalahkan Dinas
PU. Kerusakan kembali terjadi karena jalan ini sering dilalui kendaraan tronton
proyek bermuatan puluhan ton sehingga kembali amblas.Terkait aksi warga menanam
pohon pisang, Saya menilai hal tersebut sebagai bentuk kepedulian masyarakat
terhadap keselamatan bersama.Itu inisiatif spontan warga. Aspirasi masyarakat
adalah hak publik, apalagi menyangkut pelayanan umum dan keselamatan.Meski
demikian, Pemerintah Desa Gegerbitung memastikan akan terus mengawal laporan
tersebut agar penanganan permanen dapat segera dilakukan oleh Pemerintah Daerah
Kabupaten Sukabumi.”Ungkapnya kepada para awak media. *(GUNTA)








