terkini

Inovasi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi Gencarkan Sosialisasi Pola Makan B2SA

Patroli Sukabumi
, Selasa, November 11, 2025 WIB Last Updated 2025-11-11T10:13:47Z



PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Selasa tanggal 11 November 2025. Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi terus menggencarkan sosialisasi pentingnya pola makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) kepada masyarakat melalui berbagai kanal, termasuk media sosial resmi. (Senin 10 /11/2025 )

 

Dalam kesempatanya Kepala DKP Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto.Sp.B. MARS.M.Kom, menaegaskan “ Bahwa B2SA bukan sekadar slogan, tetapi panduan praktis dalam menyusun menu harian agar masyarakat memperoleh gizi seimbang untuk hidup sehat, aktif, dan produktif.Bahwa prinsip B2SA sejalan dengan konsep “Isi Piringku “, di mana sepertiga piring diisi makanan pokok sebagai sumber karbohidrat, sepertiga sayur-sayuran, serta sisanya lauk pauk dan buah-buahan sebagai sumber protein, vitamin, dan mineral.Selain beragam dan bergizi, Saya juga menekankan pentingnya keamanan pangan dari cemaran fisik, kimia, maupun biologis. Makanan harus bebas dari kotoran, residu pestisida, pewarna tekstil, serta bakteri atau jamur.Melalui penerapan pola makan B2SA, DKP berharap masyarakat Sukabumi dapat meningkatkan kualitas hidup, daya tahan tubuh, dan produktivitas, sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga yang berkelanjutan.”Ungkanya.


Lebih lanjut dr.Gatot menambahkan “bahwa penerapan pola makan B2SA merupakan salah satu strategi pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga. Masyarakat perlu memahami bahwa makanan yang sehat tidak harus mahal. Yang terpenting adalah beragam sumber pangan, cukup gizi, serta aman dikonsumsi. Melalui kegiatan sosialisasi ini, DKP menggandeng berbagai pihak seperti PKK, penyuluh pangan, serta perangkat desa untuk memperluas jangkauan edukasi hingga ke tingkat rumah tangga. Dalam beberapa kegiatan, peserta juga diberikan pelatihan olah pangan lokal, seperti pembuatan aneka kudapan dari ubi, pisang, dan singkong, sebagai alternatif karbohidrat nonberas.Program B2SA ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dalam penyediaan pangan dan tidak bergantung pada satu jenis sumber makanan saja. Selain itu, DKP juga mengimbau agar masyarakat memperhatikan aspek keamanan pangan, termasuk kebersihan bahan dan proses pengolahan.”Tambahnya *(GUNTA)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Inovasi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi Gencarkan Sosialisasi Pola Makan B2SA

Terkini