PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Senin
tanggal 25 Mei 2026. Cuaca ekstrem yang melanda wilayah selatan
Kabupaten Sukabumi memicu banjir, longsor hingga tumbangnya tiang listrik di
sejumlah titik. Dampaknya, jalur Loji-Geopark Ciletuh sempat terganggu akibat
genangan air dan tiang roboh yang menutup sebagian badan jalan.Banjir
juga menerjang sejumlah titik di Kecamatan Palabuhanratu,Hujan deras yang
mengguyur sejak siang hari membuat sejumlah sungai meluap hingga merendam
permukiman warga di beberapa titik rawan banjir. (Minggu 24/05/2026 )
Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi
mengungkapkan “ Bahwa hujan deras yang turun sejak sore menyebabkan banjir dan
longsor di wilayah Kecamatan Simpenan. Salah satu titik terdampak berada di
ruas Jalan Provinsi Loji-Geopark Ciletuh yang tergenang air setinggi 30 hingga
40 sentimeter.Selain itu, ruas jalan desa menuju Kampung Ciporekat, Desa
Sangrawayang, juga dilaporkan tergenang banjir dengan ketinggian sekitar 30
sentimeter. Arus air bahkan menggerus permukaan aspal jalan sehingga pengguna
jalan diminta berhati-hati saat melintas.Meski demikian, kendaraan roda dua
maupun roda empat masih dapat melintas secara bergantian lantaran hujan masih
terus mengguyur kawasan tersebut.”Ungkap Dandi Sulaeman P2BK Simpenan.
Lebih lanjut Dandi menegaskan “ Kondisi tersebut
memunculkan kembali trauma masyarakat terhadap banjir besar yang sempat terjadi
pada Maret dan Desember 2025 lalu. Warga yang tinggal di bantaran sungai pun
diminta meningkatkan kewaspadaan, terlebih hujan masih berpotensi turun kembali
pada malam hari. Saya mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan bertahan di
rumah apabila kondisi air terus meningkat.Bagi warga yang rumahnya menjadi
langganan banjir, kami meminta untuk segera mencari tempat yang lebih aman
apabila hujan kembali turun deras. Keselamatan harus menjadi prioritas utama.
Pihak
kecamatan bersama unsur relawan, aparat lingkungan, dan berbagai pihak terkait
terus melakukan monitoring perkembangan situasi di sejumlah wilayah rawan
banjir di Palabuhanratu. Kami juga meminta warga tetap tenang, tetapi
jangan lengah terhadap potensi banjir susulan.Beberapa wilayah yang sempat
terdampak luapan air di antaranya Kampung Cangehgar RW 02, Kampung Kebonkalapa
RW 08, Kampung Cempakaratu RW 09, Kampung Gumelar atau Ojolali, RW 17 Cijambe,
RW 27 kawasan POM Bensin Pasar, RW 30 Gadobangkong, hingga kawasan Dermaga
Palabuhanratu. Kami bersama relawan dan pengurus lingkungan
terus memberikan informasi kepada masyarakat agar segera mengamankan diri dan
barang-barang penting ketika debit air mulai naik ” Tegasnya saat melakukan
pemantauan di lokasi terdampak. *(GUNTA)












