PATROLI SUKABUMI.CO.ID —
Jumat, 21 November 2025.Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Rika
Yulistina, angkat bicara terkait kasus kekerasan terhadap seorang pelajar di
Kecamatan Ciracap yang belakangan ini viral di media sosial. Video berdurasi
lebih dari dua menit tersebut memperlihatkan seorang pria menampar seorang
pelajar di pinggir jalan, sehingga memicu kemarahan netizen.
Politisi Partai Golkar itu menegaskan bahwa insiden
tersebut tidak semestinya diselesaikan dengan tindakan kekerasan.Kalau hanya
karena kecipratan air, mengapa harus menampar? Kan bisa dibicarakan baik-baik,”Ujar
Rika saat ditemui awak media, Kamis (20/12/2025).
Lebih lanjut Rika Yulistina menambahkan “ Saya Harap Kasus
Diselesaikan Secara Kekeluargaan.Sebagai anggota Komisi IV yang turut
membidangi perlindungan perempuan dan anak, Saya berharap persoalan ini bisa
diselesaikan secara damai.Semoga dapat diselesaikan dengan baik-baik dan secara
kekeluargaan. Bahwsanya video menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi di
Kampung Citamiang, Kecamatan Ciracap. Berdasarkan informasi yang diterimanya,
peristiwa bermula ketika seorang siswa SMKN 1 Surade secara tidak sengaja
mencipratkan air dari jalan yang berlubang hingga mengenai seorang pria yang
sedang melintas. Bukannya menegur dengan cara baik, pria tersebut justru
memarahi korban dengan kata-kata kasar dan kemudian menamparnya. Video
itu dengan cepat menyulut reaksi masyarakat. Banyak warganet mengecam tindakan
main hakim sendiri yang dinilai tidak proporsional, apalagi korban merupakan
anak di bawah umur.Tindakan memukul atau menampar, apalagi terhadap anak, tidak
bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun. Ini hanya kecelakaan kecil yang sangat
wajar terjadi di jalan desa.”Tegas Rika. *(GUNTA )










