PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari
Senin tanggal 3 Agustus 2026 bertempat dilokasi Hotel Bidakara, Jakarta.
Kepala
Disdukcapil Kab Sukbumi Amir Hamzah.S.Sos.M.Si mengikuiti Rakornas Dukcapil dan
Rilis Data Kependudukan Semester I Tahun 2026 dijakarta. Acara
ini dibuka oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian.
Dalam kesempatan disambutanya,
Mendagri
Tito mengungkapkan “ Saya menekankan
pentingnya penguatan data kependudukan sebagai fondasi transformasi digital
pemerintahan dan peningkatan layanan publikdata administrasi kependudukan
(Adminduk) yang dikelola Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil
(Dukcapil) Kemendagri menjadi fondasi penting karena mencakup seluruh warga
negara dan penduduk Indonesia.Masalah Dukcapil atau pendaftaran sipil ini
sangat penting sebagai platform untuk segalanya. Karena ini satu-satunya data
yang benar-benar mencakup seluruh warga negara dan penduduk di Indonesia.”Ungkap
Tito
Lebih lanjut Mendagri Tito
menambahkan “ Bahwa penguatan sistem Dukcapil akan dilakukan melalui tiga aspek
utama, yakni kapasitas penyimpanan data (storage), lalu lintas data
(bandwidth), dan keamanan sistem (cyber security).Jangan sampai kalau kita
bermain data kebobolan data. Nah itu akan buat kekacauan, itu risiko kita kalau
digitalisasi.Selain memperkuat infrastruktur digital, Tito juga mendorong
integrasi data kependudukan dengan berbagai layanan publik. Salah satunya
melalui kerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) agar penerbitan akta
kelahiran dapat dilakukan secara otomatis setelah anak lahir di fasilitas
kesehatan.Nanti setiap anak-anak yang lahir di fasilitas kesehatan Kementerian
Kesehatan, baik di rumah sakit pusat, rumah sakit daerah, Puskesmas, kita
connect (hubungkan). Begitu dia lahir maka nanti Dukcapil akan mengeluarkan
langsung surat akta kelahirannya online.”Pungkas Tito.
Sementara itu Kepala
Disdukcapil Kab Sukbumi Amir Hamzah mengungkapkan “ Bahwa data kependudukan
terus menjadi fondasi penting dalam mewujudkan transformasi digital
pemerintahan yang terintegrasi, akurat, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Rakornas
Dukcapil 2026 yang berlangsung pada 3-4 Agustus mengusung tema “NIK dan IKD”
sebagai Fondasi Digital Public Infrastructure dalam Mendukung Transformasi
Digital Pemerintah.Forum tersebut menjadi wadah penguatan koordinasi seluruh
jajaran Dukcapil daerah dalam mendukung program strategis nasional. Selain itu pembukaan
Rakornas, Kemendagri juga meluncurkan Data Kependudukan Bersih Semester I Tahun
2026.”Ungkapnya. *(GUNTA)









