PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Sabtu
tanggl 11 Juli 2026. Komitmen SMSI dalam mengimplementasikan
perjanjian kerja sama strategis dengan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa
Nasional (ABPEDNAS), tidak main - main. Hanya sepekan setelah penandatanganan
Perjanjian Kerja Sama antara SMSI dan ABPEDNAS di Jakarta Theater SMSI langsung
merealisasikan program tersebut dengan melantik Pokja News Room Jaga Desa
Provinsi Bali, Jumat (10/7/2026).
Langkah cepat tersebut menjadi bukti keseriusan SMSI dalam
mendukung Program Jaga Desa melalui penguatan peran media siber sebagai mitra
strategis pemerintah dalam membangun tata kelola desa yang transparan,
akuntabel, serta mendukung percepatan pembangunan nasional.Pelantikan Pokja
News Room Jaga Desa Provinsi Bali dipimpin langsung oleh Ketua Umum SMSI Pusat
Firdaus, didampingi Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Ekonomi dan Kemitraan
Luar Negeri Agus Syabaruddin, serta Wakil Ketua Umum Bidang Kajian Strategis Yono
Hartono.Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri
Prasta, Bupati Tabanan, para Ketua SMSI kabupaten/kota se-Provinsi Bali, serta
sejumlah tamu undangan dari berbagai unsur pemerintah dan organisasi
kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum SMSI Firdaus menegaskan “Bahwa
media memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal pembangunan desa
melalui penyebaran informasi yang akurat, edukatif, dan konstruktif.Kerja sama
SMSI dengan ABPEDNAS bukan sekadar seremonial. Hari ini kami membuktikan bahwa
setiap kesepakatan harus segera diwujudkan dalam aksi nyata. Pokja News Room
Jaga Desa dibentuk agar media ikut berpartisipasi menjaga, mengawal, dan
mendorong kemajuan desa-desa di seluruh Indonesia.”Ujar Firdaus.
Firdaus menambahkan “Keberadaan Pokja News Room Jaga Desa diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara media, pemerintah desa, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung berbagai program pembangunan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.Say juga menginstruksikan agar kepengurusan Pokja News Room Jaga Desa Provinsi Bali segera diperluas hingga ke seluruh kabupaten dan kota.Saya meminta kepada pengurus Provinsi Bali agar segera membentuk dan melantik Pokja News Room Jaga Desa di seluruh kabupaten dan kota. Selanjutnya, di tingkat kabupaten dan kota agar ditunjuk koordinator Pokja di setiap kecamatan yang melibatkan perwakilan desa maupun kelurahan, sehingga jaringan informasi pembangunan desa dapat berjalan efektif hingga ke tingkat akar rumput.”Tambahnya.
Lebih lanjut, Firdaus menekankan bahwa seluruh jajaran
Pokja News Room Jaga Desa juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung agenda
strategis nasional, khususnya Program Ketahanan Pangan yang menjadi prioritas
pemerintah. Pokja News Room Jaga Desa tidak hanya bertugas menyampaikan
informasi, tetapi juga harus ikut serta menjadi bagian dari gerakan nasional
dalam menyukseskan Program Ketahanan Pangan Indonesia. Media harus hadir
sebagai mitra pembangunan yang memberikan edukasi, mengawal pelaksanaan
program, sekaligus menginformasikan berbagai keberhasilan desa kepada
masyarakat.Melalui pembentukan Pokja News Room Jaga Desa di Provinsi Bali, SMSI
berharap sinergi antara insan pers, pemerintah, dan masyarakat desa semakin
kuat dalam menciptakan desa yang mandiri, maju, transparan, serta mampu menjadi
fondasi utama pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.”Pungkasnya. *(GUNTA/SMSI
)










