PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Kamis
tanggal 14 Mei 2026.Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Drs.Uus
Firdaus.MM menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten
Sukabumi menghadapi dua kendala utama, yaitu perijinan pertambangan dan perang
Iran-Amerika. Kendala ini menyebabkan keterlambatan waktu pengerjaan proyek
jalan dan berdampak pada kenaikan harga bahan baku material alam. Semoga warga
masyarakat Kabupaten Sukabumi bersabar, dengan adanya kendala teknis pada
pembagunan ruas jalan kabupaten. ( Rabu 13/05/2026 )
Dalam kesempatan Uus Firdaus memaparkan “ Dampak global Perang
Iran-Amerika telah mempengaruhi meroketnya nilai tukar dolar pada rupiah
sehingga berpengaruh pada harga bahan baku material alam seperti pasir, batu
boulder, aspal, hotmix, dan beton. Hal ini menyebabkan perubahan penghitungan
ulang pada Rancangan Anggaran Belanja (RAB) dan berdampak pada keterlambatan
waktu pengerjaan proyek. Kendala ini tidak akan menghambat kinerja DPU
Kabupaten Sukabumi. Pembangunan infrastruktur jalan tetap akan berjalan sesuai
skema yang sudah terjadwalkan, meskipun anggaran Pemkab terkena efisiensi. Kami
akan terus bekerja keras untuk menyelesaikan proyek-proyek yang sedang berjalan.”Paparnya.
Lebih jauh UUS menegaskan “ DPU Kabupaten Sukabumi telah
menayangkan pekerjaan PU di LPSE dan akan terus melakukan proses lelang secara
bertahap. Saya berharap bahwa tidak akan ada lagi kenaikan harga bahan baku
material alam yang dapat mempengaruhi pembangunan infrastruktur jalan di
Kabupaten Sukabumi. Kami akan terus memantau situasi dan mengambil
langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa pembangunan
infrastruktur jalan di Kabupaten Sukabumi dapat berjalan lancar dan sesuai
dengan rencana. Selain itu ,Kami, mengajak warga masyarakat untuk meningkatkan
kepedulian jika ada saluran mampet mari bersama-sama untuk diperbaiki supaya
tidak ada sumbatan supaya tidak menjadi dampak banjir ke tengah jalan. Saya Juga
mematau kendaraan yang oper kapasitas, mengunakan atau melintas jalan kabupaten
agar sadar pentingnya infrastruktur jalan tetap awet dan tidak cepat rusak.”Pungkasnya
. *(GUNTA )











