PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari minggu
tanggal 5 April 2026. Cuaca ekstrem kembali memicu bencana di wilayah Kabupaten
Sukabumi. Kali ini, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan tebing
longsor di Kampung Cirajeg, Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya pada hari Sabtu
tanggal 04/03/2026. Efek dari jalan yang longsor material dilaporkan menutup total akses jalan
lingkungan desa dan mengancam keselamatan hunian warga di sekitar lokasi
kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi
sekitar pukul 16.30 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah
Purabaya dalam durasi cukup lama memicu pergerakan tanah di area tersebut.Hujan
turun sangat deras dan lama. Akibatnya, terjadi longsoran pada jalan lingkungan
sepanjang kurang lebih 70 meter dengan ketinggian material mencapai 1,5 meter.
Material
tanah yang cukup masif tidak hanya memutus mobilitas warga setempat, tetapi
juga menimbulkan kekhawatiran bagi penghuni rumah di sekitar titik longsor.
Tercatat, sedikitnya dua unit rumah milik warga kini dalam kondisi terancam
jika terjadi longsor susulan.”Ujar Yanto Prayitno, anggota URC Kecamatan
Purabaya kepada para awak media Minggu pagi, (05/04/2026).
Lebih lanjut Yanto Prayitno menambahkan “ Pihak URC
Kecamatan Purabaya bersama relawan telah melakukan langkah-langkah awal di
lokasi kejadian, di antaranya:
1.Berkoordinasi dengan Forkopimcam Purabaya.
2.Melakukan asessment bersama Pemerintah Desa (Pemdes)
Neglasari.
3.Berkoordinasi dengan personel Tagana untuk pemantauan
lebih lanjut. Kebutuhan Mendesak
Mengingat panjang dan ketebalan material longsor yang
menutupi jalan, evakuasi secara manual dinilai akan memakan waktu lama.Kebutuhan
mendesak saat ini adalah alat berat untuk membersihkan material longsoran agar
akses jalan bisa segera kembali dilalui oleh Masyarakat.”Tambah Yanto.
Hingga berita ini diturunkan, petugas di lapangan masih
terus bersiaga mengantisipasi adanya pergerakan tanah susulan, mengingat cuaca
di wilayah Sukabumi selatan masih berpotensi diguyur hujan.*(GUNTA)










