PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Senin
tanggal 16 February 2026. Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi
Banten mencatat sejarah baru pers nasional dengan dilaksanakannya peletakan
batu pertama pembangunan Museum Media Siber Indonesia di Kota Serang. Agenda
ini menjadi tonggak penting dalam upaya mendokumentasikan perjalanan dan
kontribusi pers digital Indonesia.Peletakan batu pertama tersebut dihadiri
Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Wakil Gubernur Banten, jajaran
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Banten, serta unsur Dewan Pers.
Hadir secara langsung Muhammad Jazuli, Anggota Dewan Pers sekaligus Ketua
Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers, dan Yogi Hadi Ismanto, Anggota Dewan
Pers sekaligus Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers periode
2025–2028. Turut hadir Ketua SMSI Provinsi se-Indonesia, tokoh agama, tokoh masyarakat,
serta masyarakat umum.
Dalam kesempatanya Ketua Umum SMSI Firdaus menegaskan “ Bahwa
pembangunan Museum Media Siber Indonesia merupakan legacy nasional HPN 2026 dan
bentuk penghormatan terhadap peran strategis pers siber dalam sejarah pers
Indonesia.Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi pembangunan memori
kolektif pers digital nasional. Museum Media Siber Indonesia akan menjadi pusat
edukasi, literasi media, dan refleksi perjalanan pers siber dari masa ke masa.”Tegasnya.
Sementara itu Wakil Gubernur Banten menyatakan “ Saya mendukungan
penuh Pemerintah Provinsi Banten terhadap pembangunan museum tersebut.
Menurutnya, kehadiran Museum Media Siber Indonesia akan memperkuat posisi
Banten sebagai bagian penting dalam sejarah pers nasional.”Ungkapnya.
Ditempat yang sama Muhammad Jazuli mengatakan “Saya menilai
pembangunan Museum Media Siber Indonesia sebagai langkah strategis dalam
menjaga etika dan profesionalisme pers di era digital.Pers siber berkembang
sangat cepat. Museum ini penting sebagai ruang pembelajaran etika, tanggung
jawab, dan profesionalisme jurnalistik bagi generasi pers ke depan. “Ujarnya.
Hal senada disampaikan Yogi Hadi Ismanto yang menekankan “
Bahwa pentingnya pendataan dan dokumentasi sejarah pers siber secara sistematis
dan berkelanjutan.Museum Media Siber Indonesia akan menjadi pusat dokumentasi
perjalanan pers digital nasional, sekaligus referensi penting bagi penguatan
ekosistem pers yang sehat dan terverifikasi,”Katanya.
Peletakan batu pertama pembangunan Museum Media Siber
Indonesia menjadi salah satu agenda strategis HPN 2026 di Banten, setelah
sebelumnya dilakukan peresmian Monumen Media Siber Indonesia. Rangkaian agenda
tersebut menegaskan bahwa HPN 2026 tidak hanya seremonial, tetapi meninggalkan
warisan sejarah nyata bagi pers nasional. *(GUNTA/SMSI)










