terkini

Festival Dan Pameran Bonsai Sukabumi 2026 Resmi Masuk Agenda HJKS ke-156, Jampang Tengah Bersiap Jadi Poros Bonsai Indonesia

Patroli Sukabumi
, Jumat, September 04, 2026 WIB Last Updated 2026-09-05T00:41:15Z



PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Sabtu tanggl 5 September 2026. Persiapan Festival dan Pameran Bonsai Sukabumi 2026 terus dikebut. Gelaran seni tanaman kerdil berskala nasional tersebut istimewanya telah resmi masuk dalam salah satu agenda utama rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 tahun 2026.


Menjelang pembukaan yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September 2026 mendatang, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar rapat koordinasi secara intensif untuk mematangkan berbagai persiapan dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal.Rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Jampang Tengah itu dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi, Pemerintah Kecamatan Jampang Tengah selaku tuan rumah, pengurus Rumah Bonsai Indonesia (RUBI) Cabang Sukabumi, serta perwakilan sejumlah perangkat daerah terkait.Persiapan tersebut semakin mendapat dukungan dengan keterlibatan Bank BJB sebagai sponsor utama kegiatan.

 

Dalam kesempatanya Sementara itu, Ketua RUBI Cabang Sukabumi, Wahyu Kurniawan, mengatakan” Bahwa Festival dan Pameran Bonsai Sukabumi 2026 mengusung tema "Merdeka dalam Berkarya, Ngahiji Wujudkan Sukabumi Mubarakah sebagai Poros Bonsai Indonesia." Festival tersebut memiliki dua pilar utama, yakni lomba dan pameran. Keduanya menjadi ruang bagi para pebonsai untuk berkompetisi secara sehat sekaligus memperkenalkan bonsai sebagai bagian dari seni, kreativitas, dan potensi ekonomi masyarakat.Bagi para pencinta bonsai yang ingin ambil bagian dalam kompetisi, pendaftaran peserta saat ini telah dibuka. Panitia mengimbau para pebonsai dari berbagai daerah untuk segera melakukan pendaftaran sekaligus mempersiapkan pohon bonsai terbaik mereka untuk mengikuti ajang tersebut.Adapun proses penyerahan dan penerimaan fisik tanaman bonsai akan dimulai pada Senin, 14 September 2026, dan berlangsung hingga 17 September 2026 di lokasi utama kegiatan, yakni Alun-alun Bojonglopang, Kecamatan Jampang Tengah.”Ucapanya.

 

Sementara itu Camat Jampang Tengah, Ichsan Muchlis Sani, mengatakan “Saya bangga wilayahnya dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan bonsai berskala nasional tersebut. Sya mendukungan penuh terhadap pelaksanaan festival bonsai ini.Saya bangga atas terpilihnya Alun-alun Bojong lopang sebagai pusat kegiatan.Pihak kecamatan dan seluruh elemen masyarakat sangat mendukung penuh event nasional ini. Kami berharap manfaat ekonomi dan kreativitas dari festival ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Jampang Tengah, baik dari sektor UMKM, penginapan, hingga para pengrajin local.”Ucap Ichsan.

 

Senada dengan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, H. Ali Iskandar mengatakan “Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk bersama-sama menyukseskan festival tersebut.Kami mengajak semua pihak, baik dari pemerintahan maupun swasta, untuk turut mendukung agar kegiatan ini sukses. Kehadiran para pebonsai dari berbagai daerah tidak hanya mendongkrak sektor pariwisata, tetapi juga memberikan multiplier effect yang luar biasa bagi perputaran ekonomi dan agrobisnis masyarakat Sukabumi.”Ucap H. Ali Iskandar.



Hasil panatauan awak media agenda festival ini.secara teknis, panitia telah menetapkan rangkaian kegiatan sebagai berikut:

1.14–17 September 2026: Penyerahan dan penerimaan pohon bonsai peserta di Alun-alun Bojonglopang. Penerimaan terakhir ditutup pada 17 September 2026.

 

2.18 September 2026: Proses penilaian dan penjurian oleh tim juri gabungan nasional dan lokal secara objektif.

 

3.19 September 2026: Puncak kegiatan berupa pameran umum, pengumuman pemenang, serta penyerahan hadiah.

 

Puncak kegiatan pada 19 September 2026 dipastikan semakin semarak karena Festival dan Pameran Bonsai Sukabumi menjadi salah satu titik pemberhentian penting dalam rangkaian HJKS ke-156 melalui agenda touring dinas bertajuk "Ngalongok Dulur Salembur."Pada hari puncak tersebut, Bupati Sukabumi Drs.H.Asep Japar.MM dijadwalkan hadir langsung untuk melakukan prosesi gunting pita didampingi Presiden RUBI Pusat, Prof. Zudan Arif Fakrulloh.

 

Selain membuka secara resmi pameran, Bupati H. Asep Japar bersama Prof. Zudan juga dijadwalkan menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba. Prosesi tersebut kemudian dilanjutkan dengan tradisi penancapan bendera kemenangan di atas media tanam bonsai peraih juara utama.Momentum tersebut juga akan dirangkaikan dengan peluncuran buku eksklusif berjudul "Bonsai: Karya Seni dan Investasi" karya Achmad Zazuli. Buku tersebut mengulas potensi bonsai tidak hanya dari sisi estetika, tetapi juga nilai ekonomi dan peluang investasi yang dapat dikembangkan melalui budidaya tanaman bonsai.

 

Dipilihnya Alun-alun Bojonglopang, Kecamatan Jampang Tengah, sebagai pusat festival dinilai selaras dengan tema besar perayaan HJKS ke-156 tahun ini, yakni "Ngalongok Dulur Salembur: Ngaboseh sa-Jalur, Ngaraksa Lembur."Secara makna, "Ngalongok Dulur Salembur" berarti mengunjungi kerabat atau saudara yang berada di wilayah pedesaan.Melalui tema tersebut, peserta touring yang terdiri dari jajaran komunitas, Forkopimda, serta masyarakat luas tidak sekadar ditempatkan sebagai wisatawan atau pelancong. Mereka diharapkan hadir layaknya saudara yang "pulang kampung" untuk membawa kebermanfaatan nyata bagi masyarakat.Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan di wilayah, sekaligus mendorong potensi ekonomi lokal, khususnya sektor pariwisata, UMKM, agrobisnis, dan industri kreatif.

 

Festival dan Pameran Bonsai Sukabumi 2026 dengan demikian diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan pameran tanaman bonsai, tetapi juga menjadi ruang promosi potensi daerah serta penggerak ekonomi masyarakat Jampang Tengah dan Kabupaten Sukabumi secara lebih luas.Kalau ingin, saya juga bisa membuatkan versi judul yang lebih “menggigit”, bernuansa media online, atau lebih menonjolkan Bupati Asep Japar dan HJKS ke-156. *(GUNTA/SMSI )

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Festival Dan Pameran Bonsai Sukabumi 2026 Resmi Masuk Agenda HJKS ke-156, Jampang Tengah Bersiap Jadi Poros Bonsai Indonesia

Terkini