PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari minggu
tnggal 17 Mei 2026. Konflik berkepanjangan terkait lahan garapan di
Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berujung aksi kekerasan
berdarah. Seorang pria berinisial N alias I (53 th) mengalami luka serius
setelah dibacok menggunakan senjata tajam ( Sabtu 16/5/26) sekitar pukul 13.00
WIB. Kasus
penganiayaan berdarah terjadi di Kampung Cikidang RT 02 RW 08, Desa Cikidang,
Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi,. Peristiwa ini diduga dipicu konflik
berkepanjangan terkait lahan garapan. Sabtu (16/5/2026)
Korban diketahui bernama Nanang alias Ilok (53). Ia
mengalami luka serius di bagian kepala sebelah kiri akibat sabetan senjata
tajam dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD Sekarwangi Cibadak.Sementara
itu, terduga pelaku bernama Endang Mulyana (68), seorang buruh harian lepas
yang masih tinggal di lingkungan yang sama dengan korban. Berdasarkan informasi
yang dihimpun, perselisihan antara keduanya telah berlangsung lebih dari satu
tahun.
Dalam kesemptanya Kapolsek Cikidang, Iptu Ade Suherman,
mengatakan “Bahwa insiden bermula saat korban menghadang pelaku di jalan ketika
pelaku pulang bekerja.Korban menghentikan pelaku dengan cara menghalangi jalan
menggunakan sepeda motor, kemudian menghampiri dan terjadi cekcok hingga
berujung dorongan yang membuat pelaku terjatuh.Diduga pelaku tersulut emosi,
pelaku kemudian melakukan aksi kekerasan menggunakan senjata tajam yang
dibawanya.Pelaku langsung melakukan pembacokan satu kali ke arah kepala korban
dengan menggunakan golok.Usai menerima laporan, jajaran Polsek Cikidang segera
mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal. Polisi mengamankan pelaku,
mengumpulkan keterangan saksi, serta menyita barang bukti.
Sejumlah saksi yang berada di lokasi, di antaranya H. Budi,
Yudis, dan Deden, turut dimintai keterangan. Polisi juga mengamankan sebilah
golok berbilah lengkung yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut.Saat ini,
pelaku telah diamankan dan masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut.Pelaku
sudah diamankan dan kasusnya masih dalam proses penyidikan.”Tegas Kapolsek kepada
para awak medi. * (GUNTA)











