PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Senin
tanggal 04 Mei 2026. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten
Sukabumi Budi Azhar Mutawali .S.IP menghadiri Pembukaan MTQ XLVII tingkat
Kabupaten Sukabumi yang digelar di Komplek Ponpes Terpadu Darrusyifa Al-Fitroh
Perguruan Islam Yaspida, Kecamatan Kadudampit.
Dalam kesempatanya Budi Azhar Mutawali menegaskan “Saya mengapresiasi
atas terselenggaranya Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-47 Tingkat Kabupaten
Sukabumi pada 4–7 Mei 2026.Kegiatan keagamaan tahunan ini jadi momentum penting
memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.MTQ tidak hanya sekadar ajang
perlombaan membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan ini punya peran
strategis meningkatkan kualitas pemahaman serta pengamalan nilai-nilai Qur’ani.Pelaksanaan
MTQ diharapkan jadi sarana pembinaan generasi Qur’ani yang berintegritas dan
berakhlak mulia.Generasi Qur’ani tersebut juga diharapkan memiliki kontribusi
nyata dalam pembangunan daerah. Nilai Al-Qur’an harus membumi dalam kebijakan
dan perilaku sosial.”Tegasnya.
Lebih lanjut Budi Azhar Mutawali menambahkan” Melalui
momentum MTQ ini, mari kita dorong transformasi nilai-nilai Qur’ani sebagai
landasan dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan
berkah (Mubarakah).DPRD juga berharap kegiatan ini berjalan lancar serta
memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat luas. Khususnya dalam memperkuat
karakter religius dan sosial warga Sukabumi.Selain kompetisi, MTQ juga jadi
wadah mempererat ukhuwah Islamiyah di daerah. Pertemuan antar kafilah
diharapkan menumbuhkan solidaritas dan kolaborasi dakwah.Output MTQ tidak
berhenti di piala dan piagam. Yang lebih penting adalah lahirnya duta-duta
Al-Qur’an yang menggerakkan literasi Qur’ani di desa dan sekolah.DPRD mendorong
Pemkab agar pembinaan peserta MTQ dilakukan berkelanjutan, bukan hanya saat
event. Anggaran pembinaan tilawah dan tahfidz perlu diperkuat di tingkat
kecamatan.Dengan penguatan nilai Qur’ani dari keluarga hingga birokrasi, DPRD Kab
Sukabumi optimistis visi Sukabumi Mubarakah bukan sekadar slogan. Melainkan
jadi karakter pembangunan yang membumi.”Tambahnya. *(GUNTA)












