terkini

Tol Gate Pariwisata Kabupaten Sukabumi Proyek Prematur Yang Berpotensi Membebani Masyarakat

Patroli Sukabumi
, Kamis, April 09, 2026 WIB Last Updated 2026-04-10T02:11:42Z



PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Jum,at tanggal 10 April 2026.Rencana pembangunan tol gate pariwisata di tingkat kabupaten Sukabumi dinilai belum menjadi kebutuhan mendesak. Jika ditelaah secara komprehensif, kebijakan ini justru berpotensi menimbulkan lebih banyak dampak negatif dibandingkan manfaat langsung bagi masyarakat.

 

Dalam kesempatanya Sekjen LSM  PEKAT-IB ( Penyakit Masyrakat Indonesia Bersatu ) DPC Kab Sukabumi Zefry mengungkapkan “ Hasi investigasi dan informasi dan Kajian darin teman teman  berbagai Aktivis / LSM / Ormas / Jurnalist Peduli Kab Sukabumi didapat :

Pertama - Dari sisi urgensi, pembangunan tol gate belum sejalan dengan kondisi riil infrastruktur pariwisata di daerah. Banyak destinasi wisata yang masih menghadapi persoalan mendasar, seperti akses jalan yang belum optimal, minimnya fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum), serta kurangnya sarana pendukung seperti area parkir, sanitasi, keamanan, dan pusat informasi wisata. Dalam kondisi seperti ini, penambahan tol gate justru terkesan melompat dari prioritas utama.

 

Kedua - keberadaan tol gate berpotensi menambah beban biaya bagi masyarakat dan wisatawan. Alih-alih mendorong peningkatan kunjungan, kebijakan ini bisa menimbulkan efek psikologis berupa penurunan minat wisata, terutama bagi wisatawan lokal yang sensitif terhadap biaya tambahan. Dampak lanjutannya adalah berkurangnya perputaran ekonomi di sektor UMKM sekitar destinasi wisata.

 

Ketiga - Terdapat potensi kebocoran tata kelola dan konflik kepentingan dalam pengelolaan tol gate, terutama jika tidak disertai sistem transparansi dan akuntabilitas yang kuat. Hal ini membuka ruang bagi praktik-praktik yang justru merugikan pendapatan daerah dan kepercayaan publik.

 

Oleh karena itu, langkah yang lebih rasional dan berpihak kepada masyarakat adalah memprioritaskan pembenahan fasos dan fasum, serta penguatan daya tarik destinasi wisata itu sendiri. Perbaikan akses jalan, penataan kawasan wisata, peningkatan kebersihan, keamanan, serta pengembangan spot-spot wisata yang inovatif akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan jumlah kunjungan dan kesejahteraan masyarakat lokal.Dengan kata lain, pembangunan tol gate pariwisata saat ini bukanlah solusi, melainkan potensi masalah baru. Pemerintah daerah seharusnya fokus pada fondasi dasar pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif, bukan pada kebijakan yang berisiko menambah beban tanpa memberikan manfaat signifikan.”Ungkapnya.                         *( GUNTA ) Dikutip dari berbagai narasumber dilapangan

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tol Gate Pariwisata Kabupaten Sukabumi Proyek Prematur Yang Berpotensi Membebani Masyarakat

Terkini