terkini

Bupati Asep Japar Meletakkan Batu Pertama Kampung Mubarakah, Hunian Tetap Pascabencana Mulai Dibangun

Patroli Sukabumi
, Rabu, April 01, 2026 WIB Last Updated 2026-04-02T00:50:11Z



PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Kamis tanggal,2 April 2026. Bupati Sukabumi, Drs. H. Asep Japar, MM, secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap pascabencana di Kampung Mubarakah, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu.Pembangunan ini merupakan realisasi dari upaya panjang Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menyediakan hunian layak bagi warga terdampak pergerakan tanah di wilayah Palabuhanratu. Proses tersebut diawali dari penyiapan lahan, kelengkapan administrasi, hingga penggalangan dukungan lintas sektor. (Rabu 1/04/2026 )

 

Momentum peletakan batu pertama ini menjadi simbol komitmen kuat pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan tempat tinggal yang aman dan layak huni.Warga yang hadir tampak haru dan antusias. Mereka menilai pembangunan Kampung Mubarakah bukan sekadar proyek fisik, melainkan wujud nyata dari janji pemerintah yang kini mulai terealisasi.

 

Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar menegaskan “Bahwa pembangunan Kampung Mubarakah merupakan bukti kehadiran negara di tengah kesulitan masyarakat.Kampung Mubarakah ini adalah bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memperkuat penanggulangan bencana serta pemulihan sosial ekonomi masyarakat. Ini bukan sekadar janji, melainkan langkah nyata.Filosofi nama “Mubarakah” sebagai doa agar kawasan tersebut menjadi tempat tinggal yang penuh keberkahan, ketenangan, dan harapan baru bagi para penyintas.Kami ingin kampung ini bukan hanya deretan bangunan, tetapi menjadi lingkungan yang menghadirkan kedamaian dan masa depan yang lebih baik bagi warga.”Tegasnya.

 

Lebih jauh Bupati Asep Japar menambahkan “ Saya turut mengajak seluruh pihak, mulai dari perusahaan daerah, swasta, hingga komunitas masyarakat, untuk bersama-sama menyelesaikan pembangunan hunian layak tersebut.Ini adalah tanggung jawab kemanusiaan kita bersama. Pemerintah telah mengawal sejak awal, dan saya pastikan kualitas bangunan harus sesuai standar.”Tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, S.Stp, M.Si mengungkapkan” Bahwa pembangunan dilakukan di atas lahan milik Pemda seluas 34.400 meter persegi.Setiap unit rumah dirancang tahan gempa dengan mengadopsi arsitektur Sunda, menggunakan material bambu dan kayu, serta memiliki luas bangunan antara 36 hingga 60 meter persegi dengan nilai sekitar Rp35 juta per unit.Pembangunan Kampung Mubarakah akan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu tahap I (April–Juni) sebanyak 20 unit, tahap II (Juli–September) 30 unit, dan tahap III (Oktober–Desember) 38 unit. Secara keseluruhan, sebanyak 86 unit rumah ditargetkan rampung pada tahun 2026.Proses konstruksi melibatkan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, dengan partisipasi aktif warga setempat sebagai tenaga harian secara sukarela.Kegiatan peletakan batu pertama juga dirangkaikan dengan pemberian piagam penghargaan kepada para donatur, penyerahan Kartu Keluarga (KK) dan KTP kepada dua keluarga penerima manfaat, serta penyerahan mandat kerja dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi kepada Kodim 0622.”Ungkapnya. *(GUNTA)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bupati Asep Japar Meletakkan Batu Pertama Kampung Mubarakah, Hunian Tetap Pascabencana Mulai Dibangun

Terkini