PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Sabtu
tanggal 11 April 2026.Insiden terjadi di Desa Benda di Depan Perumahan Griya Benda Asri / Waterland. Jaringan 20 KV Hingga Terbakar, Dua Tiang Hangus.Gangguan listrik
kembali menghantam wilayah kerja WLB (Work-Life Balance ) Cicurug. Setelah
sambaran petir menghantam jaringan tegangan menengah 20 KV hingga memicu
kebakaran pada infrastruktur kelistrikan. Peristiwa ini terjadi saat cuaca
mendung sebelum hujan turun, pada hari jum,at sekitar pukul 14.15 WIB. Sempat
terjadi padam listril wilayah Benda dan Tenjoayu Kecamatan Cicurg.
Dalam kesempatnya Saksi mata di lokasi, Ujang,
mengungkapkan “Bahwa sambaran petir terjadi secara tiba-tiba dan langsung
mengenai jaringan listrik. Dampaknya tidak main-main dua tiang listrik terlihat
terbakar.Awalnya langit mendung, tiba-tiba petir nyambar sebelum hujan. Yang
kebakar itu dua tiang, yang satu di sini, terus ngerempet ke tiang sebelahnya. Kondisi
yang terbakar itu bagian penahan, biasanya buat pengaman dari hewan.Sebagian
warga ada yang respon dan pelaporkan peristiwa ini ke PLN. Kebakaran
tersebut memicu padamnya aliran listrik di sejumlah titik, menimbulkan
kepanikan sekaligus keluhan pelanggan. Namun, respons cepat langsung
ditunjukkan oleh Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Cicurug.”Ujar Ujang saat
ditemui di lokasi.
Sementara itu Kepala ULP PLN Cicurug, Azhar, menyampaikan “Saya
meminta permohonan maaf kepada pelanggan terdampak sekaligus memastikan bahwa
tim teknis langsung bergerak melakukan penanganan darurat.Kami mohon maaf
kepada seluruh pelanggan WLB Cicurug atas gangguan ini. Dari hasil investigasi
awal dan keterangan saksi, penyebab utama adalah sambaran petir. Saat ini kami
lakukan percepatan perbaikan agar listrik bisa segera normal kembali.Bahwa
kerusakan tidak hanya terjadi pada tiang, tetapi juga pada sejumlah komponen
vital jaringan.Ada beberapa material yang terdampak, seperti isolator yang
rusak akibat sambaran petir. Dua tiang terdampak langsung. Saat ini tim kami
melakukan pengecekan menyeluruh dari tiang ke tiang (pole to pole) untuk
mempercepat proses penormalan.”Jelasnya.
Lebih lanjut Azhar meanambahkan “Sebagai langkah
antisipasi, PLN juga akan memperkuat sistem perlindungan jaringan dari ancaman
serupa di masa mendatang.Ke depan, kami akan tambah pemasangan perangkat anti
petir di titik-titik rawan. Ini penting agar sambaran petir tidak langsung
mengenai jaringan utama dan meminimalisir gangguan serupa.Peristiwa ini kembali
menjadi pengingat bahwa infrastruktur kelistrikan masih rentan terhadap faktor
cuaca ekstrem. Meski demikian, kecepatan respons dan langkah mitigasi PLN
menjadi kunci untuk menjaga keandalan pasokan listrik di tengah kondisi yang tidak
terduga.Sore hari sekitar jam 17.00 kondisi Listrik sudah normal dan sudah tersalurkan
Kembali kepada penerima manfaat .Saya mendapatkan laporan dari petugas tehnis
dilapangan “Tambahnya. * (GUNTA)


.jpeg)








