PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Senin
tanggal 16 Maret 2026. Warga Kampung Bantar Badak RT 05 RW 04, Desa
Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi digegerkan dengan penemuan
sesosok mayat pria tanpa identitas di sebuah kontrakan kosong yang merupakan
lokasi budidaya ikan lele milik BUMDes, Minggu malam (15/3/2026) sekitar pukul
21.30 WIB.
Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tidak biasa, dengan
posisi kepala berada di bawah dan kedua kaki mengarah ke atas di dalam bak WC.
Kondisi tersebut membuat warga yang pertama kali menemukan jasad tersebut
langsung terkejut.
Sementara itu, Ketua RW 04 Solah menjelaskan “ Bahwa sebelum penemuan mayat tersebut warga sempat mendengar suara gaduh dari arah bangunan kosong itu setelah salat tarawih.Setelah selesai tarawih sekitar pukul 20.00 WIB ada suara orang seperti ngamuk, seperti memukul seng dan terutama daun pintu. Warga kemudian mendatangi lokasi dan ternyata pintu sudah dalam keadaan rusak atau jebol.Karena penasaran, Saya dan pengelola BUMDes kemudian masuk ke dalam bangunan tersebut untuk memastikan kondisi di dalam.Pas kami masuk ke dalam, ternyata ada sesosok mayat di dalam bak. Kami juga tidak mengenal orang tersebut karena posisinya kepala di bawah dan kaki di atas. Jujur kami semua kaget.Bangunan tersebut merupakan fasilitas BUMDes untuk budidaya ikan lele. Namun hingga saat ini belum kembali digunakan sehingga sering dalam keadaan kosong.”Ungkapnya.
Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Cibadak memberikan
keterangan resmi terkait penemuan sesosok mayat di dalam bak mandi di Kampung
Bantarbadak, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Senin(16/03/2026).
Kapolsek Cibadak, AKP L. Djubaedi, menjelaskan “Bahwa pihak
kepolisian menerima laporan dari masyarakat pada Senin malam, sekitar pukul
21.00 hingga 22.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Polsek
Cibadak langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Berdasarkan
pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi belum menemukan identitas resmi
pada diri korban. Namun, petugas menemukan sejumlah uang tunai di saku pakaian
yang dikenakan korban.Identitas belum ditemukan. Dari pemeriksaan sementara
pada pakaian korban, hanya ditemukan uang tunai kurang lebih sebesar ± Rp.200
ribu. Untuk ciri-ciri luka, sejauh ini belum terlihat adanya tanda kekerasan
yang menonjol.Guna memastikan penyebab kematian, jenazah korban kini telah
dievakuasi ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk menjalani proses pemeriksaan lebih
lanjut.Kami sudah menghubungi tim Inafis Polres Sukabumi untuk melakukan olah
TKP dan pemeriksaan sidik jari. Mudah-mudahan identitas korban bisa segera
diketahui dan keluarga dapat ditemukan.”Pungkasnya.*(GUNTA)










