PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari senin
tanggal 16 Maret 2026.Kecelakaan tunggal kembali terjadi di ruas Tol
Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi). Sebuah mobil Suzuki Karimun terguling di KM 68 A
arah Sukabumi, Minggu (15/3/26) sekitar pukul 15.06 WIB.Insiden terjadi saat
hujan mengguyur wilayah tersebut dan diduga dipicu kondisi kendaraan yang
kehilangan kendali di permukaan jalan tol yang basah.Mobil Suzuki Karimun putih
bernomor polisi B 1505 EYJ yang dikemudikan Muhamad Salabi (47 th), warga Depok
Mulya II Blok AE No.20 RT 03/16 Kelurahan Beji, Kota Depok, dilaporkan
mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di tengah jalur.
Dalam kesemptanya Kepala Induk PJR Tol BORR dan Bocimi, Kompol Suwito menjelaskan “ Bahwa kejadian laka lantas tunggal saat kendaraan saat itu melaju dari arah Bogor menuju Sukabumi di lajur dua.Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi mengaku ban kendaraan mengalami slip saat kondisi hujan, sehingga kendaraan kehilangan kendali. Akibat hilangnya kendali tersebut, pengemudi membanting setir ke arah kiri hingga kendaraan menabrak guardrail pembatas jalan. Benturan itu membuat mobil terguling di badan jalan tol. ”Ujar Suwito.
Berdasarkan hasil penanganan petugas di lokasi, kendaraan
akhirnya berhenti di antara lajur satu dengan posisi serong menghadap Selatan.Mobil
dalam kondisi terguling dengan posisi ban kiri berada di bagian atas, sedangkan
sisi kanan kendaraan menempel di permukaan jalan.Petugas Patroli Jalan Raya
(PJR) yang menerima laporan dari Senkom Bocimi langsung menuju lokasi untuk
melakukan penanganan dan pengamanan arus lalu lintas.Petugas mendata identitas
pengemudi dan kendaraan, mengamankan lokasi, serta melakukan evakuasi kendaraan
dari badan jalan.Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa
maupun luka serius. Namun kendaraan mengalami kerusakan cukup signifikan dengan
estimasi kerugian material mencapai sekitar ± Rp,-16 juta.Arus lalu lintas di
ruas Tol Bocimi sempat melambat saat proses evakuasi berlangsung, namun tidak
sampai menimbulkan kemacetan panjang.”Pungkas Suwito.
Hasil penelusuran awal di lokasi menunjukkan kondisi hujan
yang mengguyur jalur Tol Bocimi berpotensi membuat permukaan jalan menjadi
lebih licin, terutama di jalur dengan kecepatan tinggi.Kombinasi antara
kecepatan kendaraan, kondisi ban, serta genangan air tipis (aquaplaning) sering
menjadi pemicu kecelakaan tunggal di jalan tol saat hujan.Pengamat keselamatan
transportasi menyebutkan fenomena ban slip atau kehilangan traksi dapat terjadi
ketika ban tidak mampu mencengkeram permukaan aspal yang basah, sehingga
kendaraan mudah kehilangan kendali.Kasus ini menjadi pengingat bagi pengendara
yang melintas di Tol Bocimi, terutama menuju kawasan wisata Sukabumi, untuk
menyesuaikan kecepatan kendaraan saat kondisi cuaca buruk.Ruas Tol
Bogor–Ciawi–Sukabumi dalam beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan volume
kendaraan, terutama pada akhir pekan dan musim liburan.Tol ini menjadi jalur
utama menuju berbagai destinasi wisata di Sukabumi seperti kawasan pantai
selatan, Geopark Ciletuh, hingga jalur wisata pegunungan.Kondisi tersebut
membuat faktor keselamatan berkendara menjadi perhatian penting bagi pengguna
jalan tol.*(GUNTA)










