PATROLI SUKABUMI.CO.OID--
Hari Selasa tanggal 30 Desember 2025.Dinamika Komite Nasional Pemuda Indonesia
(KNPI) Kabupaten Sukabumi mencatat sejarah baru di penghujung tahun 2025.
Publik dihadapkan pada realitas dualisme kepengurusan DPD KNPI Kabupaten
Sukabumi periode 2025–2028, yang memicu keprihatinan berbagai pihak.
Sebelumnya, Yandra Utama Santosa dilantik sebagai
Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi periode 2025–2028 pada September 2025 oleh
Wakil Ketua I DPD KNPI Jawa Barat. Namun, pada Desember 2025, hasil Musyawarah
Daerah (Musda) kembali melahirkan kepengurusan lain dengan dilantiknya Gilang
Gusmana sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi oleh Pelaksana Tugas
(Plt) Ketua DPD KNPI Jawa Barat.Dua kepengurusan yang sama-sama mengklaim
legalitas ini kemudian menyeret nama KNPI ke dalam pusaran konflik internal,
sekaligus menimbulkan kekhawatiran tentang arah gerak organisasi kepemudaan
terbesar di daerah tersebut
Di tengah situasi tersebut, sebagai bentuk komitmen menjaga persatuan dan kesatuan pemuda, jajaran pengurus DPD KNPI Kabupaten Sukabumi versi Yandra Utama Santosa melakukan audiensi dengan Bupati Sukabumi, Asep Japar, pada Senin malam (29/12/2025) di Gedung Pendopo Sukabumi.
Dalam cuplikan video yang beredar luas di sejumlah grup WhatsApp, Yandra Utama Santosa menyampaikan “Kepada seluruh elemen KNPI, mulai dari pengurus, OKP, pimpinan kecamatan, hingga para alumni KNPI di Kabupaten Sukabumi.Kepada keluarga besar DPD KNPI, marilah kita bersama-sama mewujudkan kondusivitas di Kabupaten Sukabumi, agar Sukabumi terus berjalan sesuai visinya, yakni Sukabumi Mubarokah. Saya juga menyampaikan optimisme sinergi antara pemerintah daerah dan KNPI akan menjadi jalan keluar atas dinamika yang terjadi di tubuh organisasi kepemudaan tersebut. Sebagaimana yang telah disampaikan Bapak Bupati, insya Allah dengan sinergi antara Bupati dan DPD KNPI, isu ini akan dibawa ke tingkat nasional, agar pemuda se-Indonesia tidak terpecah belah. Insya Allah, sebagai bagian dari perjuangan itu, kita akan menggelar konsolidasi akbar bersama Bapak Bupati.”UngkapYandra di hadapan Bupati Sukabumi
Sementara itu, Bupati Sukabumi Drs.H.Asep Japar.MM yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H.Ade Suryaman.SH.MM menyatakan “ Bahwa pemerintah daerah tidak ingin terjebak pada pusaran konflik internal organisasi kepemudaan. Pemerintah Daerah berkepentingan menjaga stabilitas, kondusivitas, serta memastikan pemuda tetap menjadi motor pembangunan, bukan sebaliknya.Pemerintah Kabupaten Sukabumi memandang KNPI sebagai rumah besar kepemudaan. Karena itu, kami mendorong agar dinamika ini diselesaikan secara dewasa, melalui mekanisme organisasi yang sah, dengan tetap menjunjung etika, persatuan, dan kepentingan masyarakat.Pemerintah siap memfasilitasi dialog terbuka jika diperlukan, selama tujuannya untuk merajut kembali persatuan pemuda.Kami tidak berpihak pada siapa pun. Yang kami dukung adalah proses yang tertib, legal, dan bermartabat. Jangan sampai perbedaan pandangan justru melemahkan peran strategis pemuda. Sukabumi membutuhkan energi pemuda yang bersatu, bukan terpecah.Saya mengingatkan agar seluruh pihak menahan diri, mengutamakan komunikasi, dan menempatkan kepentingan daerah di atas kepentingan kelompok.Mari kita jaga Sukabumi tetap kondusif, agar cita-cita ‘Sukabumi Mubarokah’ dapat terwujud,.”Ungkapnya.* (GUNTA)








