terkini

Disdagin Kab Sukabumi Gelar Festival Kopi II,Untuk Dorong Petani Dan IKM Jadi Tuan Rumah "Black Gold" Jabar

Patroli Sukabumi
, Kamis, September 03, 2026 WIB Last Updated 2026-09-03T23:55:18Z



PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Jum,at tanggal 4 September 2026 bertempat dilokasi ,di Bumi Mandiri Center, Kecamatan Kadudampit .Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi (Disdagin) resmi menggelar Festival Kopi Sukabumi II pada 3–4 September 2026. Festival ini menjadi ajang promosi komoditas unggulan kopi lokal sekaligus rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156.Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Sukabumi, Drs.H.Asep Japar.MM,pada Kamis 3 September 2026. Turut hadir jajaran Disdagin, pelaku IKM kopi, petani, serta komunitas penikmat kopi dari berbagai wilayah.

 

Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar mengungkapkan “Saya berkomitmen untuk mengukuhkan kembali citra kopi Sukabumi sebagai "EMAS HITAM" atau black gold. Sebutan itu bukan baru, melainkan sudah melekat sejak era kolonial karena kualitasnya yang tinggi.Saya ingin mengukuhkan kembali biji kopi dari daerah terluas se-Jawa Barat ini sebagai emas hitam. Apalagi sebutan tersebut sudah menempel untuk kopi Kabupaten Sukabumi sejak zaman colonial. Sejarah mencatat kopi Sukabumi memiliki jejak panjang di industri perkopian nasional. Kualitasnya bahkan menjadi tolok ukur mutu yang tinggi dan warisan kebanggaan daerah. Saya berkeinginan bahwa kopi Kabupaten Sukabumi bukanlah sekadar impian. Kita punya aset agraria berupa lahan perkebunan kopi yang luar biasa. Lahan itu tersebar di Kecamatan Gegerbitung, Sukaraja, Kadudampit, hingga Kabandungan.”Ungkap Bupati Asep Japar.

 

Lebih lanjut Bupati Asep Japar menegaskan “ Saya juga menyoroti masih adanya lahan perkebunan yang terbengkalai. Saya mendorong agar lahan tersebut bisa dikerjasamakan dengan petani kopi agar produktivitas dan kesejahteraan petani semakin meningkat.Dengan begitu produksi kopi di  Kabupaten Sukabumi bisa semakin melimpah dan petani kita semakin sejahtera.Festival ini disebut sebagai wujud nyata komitmen Pemkab Sukabumi dalam mendukung petani dan Industri Kecil Menengah (IKM) pengolah kopi. Dukungan tersebut tidak hanya sebatas pelatihan, tetapi juga pada aspek pasar.Kami berkomitmen terus mendukung agar kualitas dan inovasi IKM pengolah kopi semakin baik. Salah satu bentuknya adalah dengan mendorong penyerapan dan pembelian kopi asli Sukabumi.”Tegasnya



Sementara itu, Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni.ST. MT mengatakan “Bahwa festival dua hari ini dirancang sebagai langkah membangun ekosistem perkopian di Sukabumi secara menyeluruh.Sebagian besar arahan Bapak Bupati telah kami wujudkan di festival ini. Selama 3–4 September 2026 akan ada talkshow dan workshop terkait kopi, mulai dari budidaya hingga pemasaran.Puncak kegiatan juga dimeriahkan lomba cupping untuk tiga kategori: Arabika Fullwash, Arabika Natural, dan Robusta Natural. Penjurian dilakukan oleh para ahli dan juri bersertifikat di bidang perkopian.”Katanya

 

Lebih jauh Dani menambahkan “Kami menghadirkan narasumber ahli agar standar mutu kopi Sukabumi bisa terus naik. Ini penting untuk menembus pasar yang lebih luas. festival kopi ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Terutama dalam mendukung petani dan industri kecil menengah (IKM) pengolah kopi untuk meningkatkan kualitas dan inovasi.Festival ini diikuti sekitar 30 IKM kopi dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Mereka menampilkan beragam produk kopi terbaik, mulai dari biji, bubuk, hingga produk olahan kekinian.Dengan adanya Festival Kopi Sukabumi II, Pemkab berharap kopi Sukabumi tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga bisa menjadi komoditas ekspor yang membanggakan Jawa Barat.”Tambahnya.*(GUNTA)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Disdagin Kab Sukabumi Gelar Festival Kopi II,Untuk Dorong Petani Dan IKM Jadi Tuan Rumah "Black Gold" Jabar

Terkini