terkini

Dinas Pendidikan Kabupten Sukabumi Peduli Keluarkan Surat HImbauan Untuk Dampak Bahaya Erupsi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Masker Wajib Hingga KBM Daring

Patroli Sukabumi
, Minggu, September 06, 2026 WIB Last Updated 2026-09-07T02:04:11Z



PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Senin tanggl 7 September 2026.Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi peduli kepada sisws dan siswi dilingkup Kab Sukabumi , untuk meningkatkan kewaspadaan di seluruh satuan pendidikan menyusul meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berdampak terhadap munculnya abu vulkanik di sejumlah wilayah.Langkah mitigasi tersebut dituangkan melalui Surat Imbauan Mitigasi Abu Vulkanik Nomor 400.3.1/6438/SEKRET/2026 yang diterbitkan pada Minggu (6/9/2026). Surat ditujukan kepada Pengawas Sekolah, Penilik, Kepala PAUD, TK, SD, SMP Negeri maupun Swasta, Kepala PKBM, serta SPNF SKB se-Kabupaten Sukabumi.Surat yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena.S.Pd.I.KP.M.Si.

 

Dalam kesempatanya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena.S.Pd.I.KP.M.Si didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Herdiawan Waryadi. S.Pd.S.IP.M.Si.mengatakan “ Saya menekankan agar seluruh satuan pendidikan memprioritaskan kesehatan dan keselamatan murid, pendidik, serta tenaga kependidikan. Seluruh murid dianjurkan menggunakan masker saat perjalanan menuju dan pulang dari sekolah serta ketika beraktivitas di luar ruang kelas.Masker dapat dilepas ketika murid berada di dalam kelas dengan catatan sirkulasi udara tetap baik dan kebersihan lingkungan kelas terjaga. Masker kembali wajib digunakan ketika murid keluar kelas, termasuk saat menuju lapangan, toilet, kantin, maupun area terbuka lainnya.Sebagai langkah pencegahan paparan abu vulkanik, pihak sekolah diminta membatasi atau menunda kegiatan ekstrakurikuler yang bersifat kinestetik di luar ruangan hingga kondisi kualitas udara dinilai membaik.”Ucapnya.

 

‎‎Lebih jauh Deden Menegaskan “ Bahwa kegiatan yang dimaksud antara lain sepak bola, bola basket, bola voli, futsal, bela diri, serta kegiatan sejenis yang dilakukan di ruang terbuka.Dinas Pendidikan juga meminta kepala sekolah mengimbau orang tua atau wali murid menyediakan masker cadangan bagi anak-anak mereka. Para murid juga dibiasakan mencuci tangan menggunakan sabun setelah melakukan aktivitas.Guru dan tenaga kependidikan diminta menjadi teladan dalam penerapan seluruh panduan mitigasi abu vulkanik di lingkungan sekolah.Sementara itu, Pengawas Pembina Sekolah diminta melakukan pembinaan, monitoring, dan evaluasi secara berkala ke sekolah binaan masing-masing untuk memastikan seluruh arahan dilaksanakan dengan tertib.”Tegasnya.

 

‎Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi juga menyiapkan langkah lanjutan apabila kondisi abu vulkanik semakin meningkat dan berdasarkan hasil pemantauan dinilai berpotensi membahayakan kesehatan maupun keselamatan warga satuan pendidikan.Dalam kondisi tersebut, kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat dilaksanakan secara daring atau disesuaikan melalui kegiatan belajar dari rumah.Pelaksanaan kebijakan tersebut tetap mempertimbangkan arahan Pemerintah Daerah dan/atau instansi berwenang serta kondisi di masing-masing wilayah.Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi memastikan perkembangan situasi terus dipantau dan dikoordinasikan bersama pihak-pihak berwenang. Penyesuaian kebijakan pendidikan akan dilakukan berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan dan hasil pemantauan kualitas udara.”Pungkasnya. *(GUNTA)

 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dinas Pendidikan Kabupten Sukabumi Peduli Keluarkan Surat HImbauan Untuk Dampak Bahaya Erupsi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Masker Wajib Hingga KBM Daring

Terkini