PATROLISUKABUMI.CO.ID—Hari Senin
tanggal 23 February 2026. Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi
menegaskan komitmennya untuk terus memprioritaskan penanganan jalan rusak pada
Tahun Anggaran 2026. Di tengah keterbatasan anggaran daerah, upaya perbaikan
tetap berjalan melalui skema bertahap dan berbasis skala prioritas.
Kepala DPU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menyampaikan” Bahwa
pihaknya tidak menutup mata terhadap berbagai keluhan masyarakat terkait
kondisi infrastruktur jalan.Penanganan jalan rusak tetap menjadi prioritas
kami. Walaupun ada keterbatasan anggaran dan panjangnya ruas jalan kabupaten
yang harus ditangani, kami terus berupaya maksimal. Berdasarkan
data DPU, total panjang jalan kabupaten di wilayah Kabupaten Sukabumi mencapai
1.424,36 kilometer. Dari jumlah tersebut, 572,16 kilometer berada dalam kondisi
baik, 290,67 kilometer berkategori sedang, 54,05 kilometer mengalami rusak
ringan, dan 507,48 kilometer lainnya masuk kategori rusak berat.” Ujarnya.
Lebih lanjut Uus Firdaus menambahkan “ Kerusakan berat yang mencapai lebih dari 500 kilometer menjadi tantangan besar karena membutuhkan anggaran signifikan untuk rehabilitasi maupun rekonstruksi. Selain itu, luasnya wilayah Kabupaten Sukabumi dengan bentang alam pesisir hingga pegunungan turut memengaruhi tingkat kerusakan dan kebutuhan pemeliharaan jalan.Pada tahun 2026, APBD Kabupaten Sukabumi ditetapkan sekitar Rp4,065 triliun. Infrastruktur tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan, meskipun kebutuhan anggaran untuk perbaikan jalan masih jauh melampaui kapasitas fiskal daerah.Dalam pelaksanaannya, DPU menerapkan pendekatan skala prioritas dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan, volume lalu lintas, akses menuju pusat ekonomi, fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta dampaknya terhadap mobilitas masyarakat.”Tambahnya.
Lebih jauh Uus Firdaus mengungkapkan “Tak hanya
mengandalkan APBD, DPU juga berupaya mengoptimalkan peluang dukungan anggaran
dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna mempercepat
perbaikan infrastruktur jalan.Kami terus menjalin komunikasi dan mengajukan
dukungan anggaran ke pemerintah pusat dan provinsi agar penanganan jalan rusak
dapat dilakukan lebih luas dan merata.Setiap laporan masyarakat tetap menjadi
perhatian dan bahan evaluasi. Namun, realisasi perbaikan dilakukan secara
bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.Ke depan, DPU menargetkan peningkatan
persentase jalan dalam kondisi baik melalui program pemeliharaan rutin,
rehabilitasi, serta rekonstruksi pada titik-titik prioritas. Upaya ini
diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan
ekonomi di Kabupaten Sukabumi”Pungkasnya. *(GUNTA)











