PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Senin
tanggal 26 Oktober 2026. Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKB dari komisi II Hamzah Gurnita.SH.Menggelar
kegiatan Reses Ketiga Tahun Sidang 2026.Kegiatan reses tersebut menjadi
momentum untuk memperkuat sinergi antara legislatif dan pemerintah desa
sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pembangunan di daerah
pemilihan Dapil I Kabupaten Sukabumi di Desa Cisolok dan Cikakak yang dipenuhi
keluhan soal BPJS Kesehatan.
Dalam kesempatanya Hamzah Gurnita mengatakan “ Bahwa banyak
warga Cisolok dan Cikakak mengaku kesulitan berobat karena terbentur denda dan
tunggakan. Bahkan ada yang sudah melunasi tunggakan, tapi tetap kena denda saat
akan dirawat di rumah sakit. Saya menilai masalah ini krusial karena menyangkut
hajat hidup orang banyak.BPJS ini terlalu krusial. Banyak masalah yang hari ini
harus dibenahi. Masyarakat tidak seharusnya dibiarkan menghadapi persoalan
administrasi ketika membutuhkan pertolongan medis.Dengan keterbatasan fiskal
daerah, kebutuhan PBI BPJS di Kabupaten Sukabumi mencapai 420.000 jiwa, namun
Pemkab baru mampu meng-cover sekitar 210.000 jiwa.”Ucpanya.
Lebih lanjut Hamzah menegaskan “ Dengan keuangnya daerah masih belum ada. Hari ini DBH
kita pun zero dari provinsi.Kondisi ini membuat warga dalam ketidakpastian,
terutama warga miskin yang butuh jaminan kesehatan. Padahal Gubernur Jawa Barat
sempat menyatakan warga bisa berobat ke mana saja. Saya meminta pernyataan
Gubernur itu tidak hanya retorika, tapi disertai juklak-juknis yang jelas di
lapangan.Saya berharap Pak Gubernur bisa memberikan jawaban yang konkret dan
tidak mengambang.Di luar BPJS, Saya juga menampung keluhan soal rumah tidak
layak huni dan biaya sekolah. Sebagai langkah cepat, ia menyiapkan mobil siaga
gratis untuk warga Cisolok dan Cikakak yang butuh transportasi berobat.Saya
mendorong pemerintah desa lebih responsif, karena pemerintah di tingkat bawah
harus paling merasakan denyut kesulitan warganya.Reses ini tidak boleh sekadar
seremonial. Kami ingin memastikan setiap aspirasi benar-benar ditindaklanjuti.”Tegasnya.
Terpantau awak media Legislator Fraksi PKB ini setiap
masukan yang diterima tidak akan berhenti di forum reses saja. Sebaliknya, akan
dikawal hingga masuk ke dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.*(GUNTA)










