terkini

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kab Sukabumi ,Bupati Asep Japar Sebut TKD Dipangkas, Strategi Perubahan APBD 2026 Prioritas Pembangunan Yang Jadi Sorotan

Patroli Sukabumi
, Senin, September 07, 2026 WIB Last Updated 2026-09-08T01:27:34Z



PATROLI SUKABUMI.CO.ID—Hari Selasa tanggal 8 September 2026 bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi di Palabuhan Ratu. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna ke-19 Tahun Sidang 2026. (Senin 7/9/2026)

Bupati Sukabumi Drs.H. Asep Japar.MM menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait Nota Pengantar Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026.Jawaban disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi di ruang sidang DPRD,.

 

‎Dalam kesempatanya Bupati Asep Japar menegaskan “ Bahwa perlu adanya penyesuaian Perubahan APBD dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi fiskal. Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi berbagai sumber pendapatan.Sejumlah langkah yang disiapkan meliputi pemutakhiran data, penguatan sistem pemungutan dan pengawasan, digitalisasi, optimalisasi aset daerah dan BUMD, serta pengembangan potensi ekonomi.Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan penerimaan tanpa menambah beban masyarakat maupun dunia usaha.”Tegas Bupati.




‎Lebih lanjut Bupati Asep Japar mengatakan “ Bahwa penurunan Transfer ke Daerah (TKD) pada 2026 turut memengaruhi kemampuan keuangan Kabupaten Sukabumi. Kondisi ini membuat pemerintah daerah harus menyesuaikan prioritas pembangunan sehingga tidak seluruh usulan dapat direalisasikan pada tahun berjalan.Belanja daerah tetap diarahkan mendukung kebutuhan pemerintahan, pelayanan publik, dan program pembangunan prioritas.Setiap perubahan alokasi anggaran harus memiliki dasar kebijakan yang jelas, dapat dipertanggungjawabkan, dan memberikan manfaat nyata bagi Masyarakat.” Katanya.

 

‎Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali.S.IP mengatakan “Bahwa pentingnya memastikan perubahan APBD tetap memiliki orientasi kepentingan masyarakat.DPRD juga menyoroti pentingnya kesiapan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mengantisipasi bencana alam, kondisi darurat, maupun kebutuhan mendesak masyarakat. Penggunaannya harus dilakukan secara cepat dan tepat, namun tetap mengikuti mekanisme serta prinsip akuntabilitas.Pembahasan Perubahan APBD 2026 diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk mengevaluasi kinerja anggaran sekaligus mempertajam prioritas pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.”Ucapnya. *(GUNTA ) 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dalam Rapat Paripurna DPRD Kab Sukabumi ,Bupati Asep Japar Sebut TKD Dipangkas, Strategi Perubahan APBD 2026 Prioritas Pembangunan Yang Jadi Sorotan

Terkini