PATROLI SUKABUMI L.CO.ID–Hari
Minggu tanggal 5 Juli 2026. Musibah longsor yang terjadi di kawasan perumahan
Desa Kutajaya, Kabupaten Sukabumi, memantik respon cepat dari Dewan Pimpinan
Cabang (DPC) Partai Gerindra. Ketua DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi, Yudha
Sukmagara. BBA.SH, bersama Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy
Setiadi, turun langsung ke lokasi guna meninjau kondisi lapangan sekaligus
menyerap aspirasi warga terdampak.
Dalam kesempatanya Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten
Sukabumi, Teddy Setiadi, menegaskan " Bahwa pihaknya tidak akan tinggal
diam melihat kondisi tersebut.Kami siap mengakomodir seluruh aspirasi
masyarakat Desa Kutajaya. Ini bukan hanya soal bantuan pascabencana, tetapi
juga menyangkut bagaimana kejadian ini bisa terjadi dan siapa yang harus
bertanggung jawab"Tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi, Yudha
Sukmagara, mengungkapakan "Bahwa pentingnya investigasi menyeluruh
terhadap penyebab longsor.Saya hadir di sini bukan hanya untuk melihat
dampaknya, tetapi ingin mengetahui secara langsung sebab dan akibat terjadinya
longsor ini. Apakah ada faktor kelalaian, kesalahan perencanaan, atau persoalan
teknis lainnya, ini harus dibuka secara terang."Ujarnya.
Lebih lanjut Yudha menegaskan " Bahwa suara masyarakat menjadi kunci dalam menentukan arah kebijakan penanganan. Ia menegaskan bahwa kebutuhan warga tidak boleh diabaikan dalam proses perencanaan pembangunan daerah.Kita ingin tahu apa yang sebenarnya diinginkan masyarakat Kutajaya. Apa yang menjadi prioritas mereka hari ini—apakah relokasi, perbaikan infrastruktur, atau penanganan darurat. Semua itu akan kami dorong melalui mekanisme pokok-pokok pikiran (Pokir) dan sistem SIPD Desa agar masuk dalam perencanaan resmi.Saya juga menyinggung pentingnya kehadiran wakil rakyat yang responsif di tengah krisis.Sebagai anggota DPRD, kami harus siaga 24 jam menampung aspirasi masyarakat. Tidak boleh ada jeda ketika rakyat membutuhkan. Karena itu, kami langsung merespon dengan turun ke lokasi dan membuka forum dialog bersama warga"Jelasnya.
Terpantau awak media.Dalam forum diskusi yang digelar di
lokasi, warga menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari kekhawatiran akan
keselamatan hingga tuntutan adanya solusi konkret dan jangka panjang. Mereka
berharap pemerintah tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi juga
memastikan pencegahan ke depan.Kunjungan ini sekaligus menjadi tekanan moral
bagi pihak-pihak terkait agar tidak menutup mata terhadap persoalan yang ada.
Penanganan longsor di Desa Kutajaya dinilai tidak cukup hanya dengan langkah
darurat, melainkan harus disertai evaluasi menyeluruh terhadap sistem
perizinan, pengawasan, serta tanggung jawab pihak pengembang maupun instansi
terkait.
Gerindra menegaskan akan terus mengawal persoalan ini
hingga ada kepastian solusi bagi masyarakat, bukan sekadar janji, tetapi
tindakan nyata yang bisa dirasakan langsung oleh warga terdampak.*(GUNTA)










