PATROLI SUKABUMI.CO.ID –Hari
Rabu tanggal 4 November 2026.RSUD Sekarwangi terus meningkatkan pelayanan
kesehatan untuk masyarakat. Salah satunya dengan menghadirkan pelayanan
kesehatan untuk penyakit jantung. Bahkan, rumah sakit tersebut telah
melaksanakan proctorship diagnostif invasif non bedah (DINB) perdana, (Selasa,
3 November 2026)
Dalam kesempatanya Direktur Utama RSUD Sekarwangi dr. H.
Asep Suherman mengatakan “Bahwa pelaksanaan program pendampingan langsung bagi
dokter dan tim medis untuk meningkatkan kemampuan melakukan tindakan diagnostik
jantung yang menggunakan kateter tanpa operasi terbuka ini, menghadirkan dokter
ahli dari RSUP Hasan Sadikin. Menurutnya, proctoring tersebut sudah
dilaksanakan terhadap beberapa pasien.Dengan pendampingan dari dokter ahli RSUP
Hasan Sadikin, hari ini kami telah melaksanakan tindakan terhadap tiga pasien. Pelaksanan
proctoring di Sukabumi ini relatif cepat. Bahkan hanya membutuhkan waktu
beberapa bulan setelah hadirnya catlab di RSUD Sekarwangi.Juni bangunan jadi,
Agustus peresmian, dan November ini kita sudah proctoring.” Ucapnya.
Lebih lanjut dr.H.Asep
menambahkan “ Saya berharap, layanan ini bisa segera dilakukan secara mandiri
ke depannya. Sehingga RSUD Sekarwangi bisa mandiri melaksakan layanan jantung.Mudah
mudahan masyarakat Kabupaten Sukabumi tidak perlu dirujuk ke luar daerah
apabila ada kegawatdaruratan jantung. Bisa dilayani di Sekarwangi. Terima kasih
pak bupati. Terima kasih pak menteri.”Tambahnya.
Sementara itu, Bupati Sukabumi Drs.H. Asep Japar.MM
mengatakan “Bahwa bantuan catlab dari pemerintah pusat sudah dimanfaatkan dan
dipakai. Bahkan berkat bantuan alat dari Kementerian Kesehatan dan bimbingan
dari RSUP Hasan Sadikin, telah dilaksanakan proctoring DINB.Saya atas nama
Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan masyarakat berterima kasih. Ini menjadi
harapan hidup bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi. Tak hanya itu saja, Saya pun
berkomitmen untuk mendukung operasional catlab. Baik untuk penunjang kapasitas
SDM, pemeliharaan alat, maupun pengembangan layanan.Kami juga akan terus
mengirimkan dokter dan perawat untuk pelatihan lanjutan ke Rumah Sakit Hasan
Sadikin, sampai RSUD Sekarwangi benar benar mandiri. Termasuk catlab ini harus
bisa diakses seluruh masyarakat, baik peserta BPJS maupun masyarakat kurang mampu.”Ucapnya.
Ditempat yang sama Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan “Bahwa Kabupaten Sukabumi telah memiliki rumah sakit yang bisa menangani penyakit jantung. Sehingga, tidak perlu ke luar daerah lagi untuk menangani penyakit jantung.Dengan ada catlab, harapannya pasien dengan penyakit jantung bisa langsung ditindak di Sukabumi tanpa harus ke luar daerah lagi.Namun tidak hanya sekadar itu, dirinya pun mengingatkan semua pihak untuk memperhatikan kesehatan. Salah satunya dengan mengatur makan, tidur, dan berolahraga.Cek juga kesehatan dengan mengukur tekanan darah, kolestrol, gula darah, dan BMI. Itu dijaga, resiko kematian berkurang.Dengan berkurangannya resiko kematian, angka harapan hidup diharapkan bisa bertambah. Bahkan bisa naik ke usia 76 tahun. Angka harapan hidup masyarakat Indonesia di 72 tahun. Semoga bisa terus meningkat menjadi 76. Bahkan di negara maju sampai 84.”Ungkapnya. *(GUNTA)











